Cara Menggunakan Mesin Laser Cutting Dengan Baik dan Benar


Pada artikel kali ini kami akan mengulas bagaimana cara menggunakan mesin laser cutting. Sebelum melakukan pemotongan kertas kita telah mengetahui alat seperti gunting atau pisau cutter. Atau yang digunakan untuk memotong kayu atau bambu juga telah kita ketahui yaitu gergaji baik gergaji tangan atau gergaji mesin secara elektronik.

Untuk itu segala alat analog yang bisa kita pakai memotong material-material tersebut, akan tetapi alat-alat tersebut diluar kebutuhan seperti sebuah ketepatan/akurasi yang sangat rendah. Tetapi jika seandainya kamu berprofesi membuat sebuah prototype yang memang setiap bagiannya diperlukan untuk memotong dengan ketepatan/akurasi yang sangat tinggi, kamu bisa memakai mesin laser cutting.

Simak Juga: Lever Block

Kaitan Cara Menggunakan Laser Cutting

  1. Contoh Mesin Laser Cutting Baisheng AS9060 *)W
  2. Software 2D berbasis vector, misalkan yang sungguh-sungguh terkenal dipakai adalah CorelDraw, Adobe Illustrator, Inkscape, atau AutoDesk CAD) *catatan : settingan mesin laser brand lain mungkin akan berbeda dan material apa saja yang bisa dipotong dengan mesin ini

Seperti kita kenal, mesin laser cutting mempunyai fungsi memotong (2 dimensi) material/bahan yang akan kamu gunakan dalam merangkai atau merakit sebuah karya/produk. Dalam sebuah konteks membuat prakarya, aktivitas memotong seperti aktivitas yang sangat krusial yaitu Anda memerlukan komponen dari rancangan Anda yang bisa dipotong sesuai dengan yang Anda inginkan dan butuhkan dengan hasil yang ketepatan/akurasi yang sangat tinggi. Beberapa hal yang seharusnya Anda lakukan diantaranya:

  • Menyiapkan File : Mesin laser cutting adalah mesin digital, untuk itu Anda butuh membuat file seandainya ingin memakai mesin tersebut untuk melakukan pemotongan. Seperti pada alat cetak printer tinta pada umumnya, Anda mempunyai artikel atau gambar yang ingin di cetak? Siapkan terlebih dulu file vektor yang bisa Anda kerjaan dengan software vector editing apa saja, dengan bidang no fill dan outline atau garis etipis mungkin (misal 0.1) sebab outline tersebut dibaca sebagai instruksi komponen yang akan di potong oleh mesin laser cutting. Jika Anda ingin memotong maka Anda harus membuat garis (outline) tanpa terpotong. dan seandainya Anda membuat garis lipat (untuk kertas, karton dan sejenisnya) Anda bisa membuat garis putus-putus atau dashed outline.
  • Eksport File : Supaya bisa terbaca dan instruksi dapat dilakukan oleh software pre-cut pada mesin laser cutting, maka Anda perlu melakukan eksport file yang telah Anda buat dari Software yang Anda gunakan. Eksport bisa disusun dalam wujud ekstensi .dxf (AutoCAD Interchange File) dan juga pilih setting seperti gambar yang ada di bawah ini.
  • Kerja Persiapan pre-cutting (Software) : Pre-Cutting atau melakukan persiapan setup sebelum mengirim file ke mesin laser untuk dapat dipotong atau dilakukan memakai software yang bernama RDCAM. Aplikasi tersebut juga berbasis vector editing, tetapi dengan settingan instruksi seketika ke mesin laser, misalnya untuk melakukan setup seperti (1) power %, (2) Speed %, (3) Mode (cut, scan, dot) seperti Mode cut untuk instruksi memotong material, mode scan untuk instruksi engraving (bakar permikaan) yang memerlukan file wujud gambar (.jpg, .bmp atau .png dengan resolusi 300 dpi), Mode dot untuk instruksi memotong dengan cara garis yang putus-putus tahap ini seperti langkah yang paling krusial karean tergantung dengan material yang akan dipakai dan juga apa yang akan dilakukan (potong, engrave atau instruksi garis putus-putus). Misalkan untuk melakukan pemotongan material karton setebal 3mm belum tentu sama dengan amterial acrylic 3 mm walau dengan ketebalan yang sama. Maka Anda harus sungguh-sungguh jeli mengenali katakter material masing-masing dalam konteks kepadatan dan teksturnya untuk mendapatkan hasil yang pantas oleh Anda.

Cek Juga: Jual Wire Rope

  • Kerja Persiapan Pre-Cutting (Hardware dan Material) : Sesudah melakukan setup pada software telah siap dan kini proses menyiapkan mesin (hardware dan material). Lalu sesudah itu nyalakan mesin laser cutting juga lampu area potongannya, mesin akan membunyikan tiga kali beep yang bertanda persiapan kalibrasi sehingga stop pada spot dimana head laser terakhir akan dipakai, dan kemudian letakkan material yang akan di potong, misalkan acrylic 3mm pada area kerja mesin laser dan juga pastikan tiap-tiap sudut permukaan harus rata atau setingkat. Oleh karena itu material kertas, karton, kulit dan juga material yang notaben tidak rata atau agak melengkung dan bisa memakai soltip kertas untuk menahan sudut seperti permukaan supaya tetap rata. Sesudah material tersebut berada pada laser bed, maka gerak dan arahkan laser head dengan memakai panel kontrol pada mesin seperti panah atas, panah bawah, panah kanan dan juga panah kiri dan mulai kalibrasi laser head dengan material yang sudah dipilih.
  • Kalibrasi Laser Head Pada Material : Sesudah laser head berada pada posisi yang diharapkan maka letakkan focus calibrator diantara laser head dan juga material, kemudian longgarkan dua baut yang menahan laser head sampai turun kebawah mengenai focus calibrator. Sesudah itu kemudian Anda seharusnya mengencangkan lagi dua baut yang tadi sudah dilonggarkan. Tetapi hal tersebut dikerjakan supaya konsentrasi pembakaran dari laser berada pada posisi yang paling maksimal dan juga tepat.
  • Start : Jika seandainya memang semuanya yang dipersiapkan telah selesai dikerjakan, maka ketika mesin laser siap digunakan untuk bisa mendapatkan instruksi dari file yang Anda kirimkan. Akan tetapi sebelum menekan tombol Start pada aplikasi, jangan lupa untuk menyalakan blower penyedot panas supaya asap dapat tersedot pada pembuangan dan juga tidak membuat ruangan laser cutting terlalu panas. Dan Anda harus sungguh-sungguh berhati-hati karena pada proses ini beresiko tinggi bisa menyebabkan terjadi kebakaran.

Kunjungi Juga: Mesin Laser Grafir